Mungkin Anda pernah mendengar bahwa kegiatan seks dapat membantu Anda membakar kalori tubuh. Pergerakan Anda dan si dia saat melakukan hubungan seks-lah yang menyebabkan kalori tubuh terbakar. Pasalnya semua tubuh Anda bergerak seperti halnya saat Anda sedang melakukan olah raga. Perbedaannya kegiatan ini dilakukan di atas ranjang, bersama pasangan dan bagaimana rasanya tentu Anda yang lebih tahu kan?
Seperti dilansir oleh Thirdage, satu jam Anda melakukan aktivitas seks sama dengan
membakar 150 kalori tubuh. Dalam aktivitas tersebut, semua otot-otot tubuh ikut bergerak dengan aktif. Tanpa Anda sadari kalori tersebut kemudian terbakar dalam
wujud keringat yang keluar sepanjang tubuh Anda.
Dalam satu jam tersebut pula, lemak pada perut, pinggul serta lengan ikut terbakar.
Tak heran jika Anda lebih langsing akibat bantuan pembakaran kalori ini. Namun Anda tak bisa terus-terusan beraktivitas di atas ranjang kan?
Ada beberapa hal romantis lain yang akan membantu Anda untuk tetap langsing. Masih berkaitan dengan seks, namun kali ini tidak
harus dilakukan di atas ranjang kok. Bagaimanakah caranya?
1. Kegiatan merapikan ranjang
Seusai 'berhubungan' ada kalanya tempat tidur Anda berantakan, saking energik dan semangatnya Anda berdua sampai-sampai sprei Anda terbuka di sana sini. Jangan lantas menggerutu saat merapikannya. Karena 10 menit Anda merapikan sprei dan tempat tidur Anda sama dengan membakar 25 kalori di dalam tubuh.
2. Berbelanja lingerie
Siapa bilang berbelanja lingerie kegiatan yang tidak bermanfaat. Perlu kecermatan dalam memilih lingerie mana yang pas untuk tubuh seksi Anda. Dan tentu saja lingerie tersebut bukan lah lingerie biasa, karena lingerie yang akan Anda pilih akan mendukung performa Anda di depan si dia. Untuk apa? tentunya demi membuat si dia semakin tergoda dan terpesona saat foreplay nanti. Saat Anda menghabiskan 20 menit waktu berbelanja lingerie, saat itu pula 100 kalori tubuh Anda terbakar.
Hmm...sepertinya Anda akan sering-sering berbelanja lingerie nih.
3. Makan malam romantis:
Lelah setelah beraktivitas saatnya menyiapkan makan malam. Tarik mesra tangan si dia dan ajak si dia menyiapkan menu makan malam bersama-sama. Sesekali berikan sentuhan menggoda padanya, kegiatan memasak pun akan menjadi semakin menyenangkan. Dan 90 menit Anda menyiapkan makan malam bersama akan membantu Anda mengurangi 70 kalori di tubuh anda.
4. Romantic dancing
Beberapa di antara Anda mungkin suka berdansa di tengah remang cahaya dan musik yang romantis. Saling berdekapan dengan lembut dan merasakan kehangatan cinta yang terpancar. Nah, di dalam kegiatan Anda ini 344 kalori tubuh akan terbakar.
5. Berciuman
Setiap 30 menit Anda berciuman dengan si dia 60 kalori tubuh ikut terbakar. Wow, betapa mesra dan romantisnya berciuman di bawah sinar bulan dan keheningan malam. Jadi teringat adegan manis di film TWILIGHT, mengapa Anda tak menciptakan momen manis Anda sendiri?
6. Orgasme
Orgasme seringkali dianggap kegiatan seks yang remeh. Karena di sini klimaks kegiatan Anda berada. Namun fakta mengatakan bahwa sekali Anda berorgasme, maka 60 - 100 kalori tubuh Anda terbakar.
Sebaiknya Anda menyiapkan ruang di hati Anda untuk menyimpan setiap pujian yang akan dilontarkan si dia kepada Anda nantinya. Ya, karena Anda langsing,seksi dan cantik!
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 Mei 2013
Variasi Oral Seks
Konon Caesar Caligula tak hanya menyimpang perilaku sex-nya, tapi juga keranjingan oral sex. Dan melakukan oral sex tidak hanya dengan satu pasangan melainkan beramai-ramai. Dalam perkembangannya, kini oral sex menjadi foreplay, afterplay dan variasi dalam beraktivitas seks.
Sisca berambut sebahu dengan potongan layer samping, mengaku tak mempermasalahkan
oral sex, asal hanya dengan kekasihnya. Menurut wanita yang berprofesi sebagai customer service sebuah bank swasta kini, hal itu dilakukan atas dasar suka sama suka.
“Mulanya aku suka oral sex untuk membangkitkan gairah sebelum melakukan ML, namun kemudian menjadi variasi di saat-saat jeda ML,” ujarnya enteng. Hal itu langsung diiyakan pasangannya, Romi yang duduk bersebelahan sembari mendekap mesra kekasihnya.
Waktu dan tempat yang dipilih tentunya saat mereka saling menginginkan. Tak mematok apakah Romi duluan yang meminta atau Sisca. Keduanya saling memahami dan melakukannya atas dasar cinta.
Namun ada juga pasangan wanitanya yang keberatan, ada yang sama-sama tidak mau. Inti alasan bagi yang tak mau, karena menganggap oral sex dinilai kotor, cenderung ada pelecehan seks terhadap wanita dan sekaligus merendahkan wanita itu sendiri.
Hal tersebut senada dengan komentar pasangan yang mengaku baru jadian. Yang laki-laki bernama Dharma (bukan nama sebenarnya), berusia 30 tahun dan Riska (bukan nama sebenarnya) kekasihnya yang terpaut 5 tahun lebih muda. Ungkapan keberatan tentang oral sex dipaparkan saat mereka sedang santai di sebuah kedai kopi.
“Nggak, karena menurut saya oral seks itu menjijikan. Lagian, kan kasihan ceweknya. Masak habis begituan (oral), terus ciuman bibir. Tidak, deh,” tegas laki-laki yang bekerja sebagai management trainee sebuah bank swasta ini.
Pengertian oral sex bisa dilakukan saat foreplay dan afterplay. Saat foreplay, oral sex dilakukan untuk merangsang fisik, bangkitnya gairah yang meledak-ledak, pemanasan yang hangat. Sehingga memudahkan untuk menuju ke intercourse yang menghasilkan puncak kenikmatan yang maksimal.
Setelah sampai puncak, lakukan afterplay dengan oral sex. Untuk menunjukkan kasih sayang pada pasangan (baik lelaki pada wanita maupun wanita pada lelaki) setelah mencapai puncak, jangan langsung tidur atau membalikan badan, tapi tunjukkan dengan oral sex. Badan memang terasa lemas dan keinginan untuk menutup mata lebih dominan, tetapi lebih baik jika sempatkan untuk bersenda gurau sejenak, berciuman sebelum tidur, atau sekadar mendekap erat pasangan Anda!
Dalam afterplay lebih kepada psikis, dengan mencurahkan kasih sayang, dan cinta Anda ke pada pasangan seperti dekapan hangat, ciuman, kecupan mesra. Sehingga pasangan merasa dicintai bukan disaat melakukan hubungan seks, melainkan disegala suasana dan dicintai sepenuh hati.
“Jangan salah, oral sex bisa menimbulkan orgasme, menghasilkan puncak kepuasan dalam aktivitas seksual. Tidak hanya intercourse atau hubungan alat kelamin saja, tapi oral sex juga mampu memberikan orgasme,” jelas Dr. Ferriyal Loetan, ASC & T, SpRM, Mkes (MMR).
“Dari segi kesehatan, oral sex boleh-boleh saja dilakukan, sepanjang orang itu sehat dan tidak memiliki penyakit kelamin. Dari segi kesehatan secara keseluruhan melakukan oral sex dengan orang yang bersih dan sehat, idealnya tidak apa-apa,” ujar Dr. Ferriyal lagi.
Yang jelas, oral sex, felatio dan cunnilingus bisa dilakukan dengan menyenangkan kalau atas dasar senang sama senang, rela dan nyaman.
Bukan hanya keinginan satu pasangan, dimana pasangan satunya keberatan dengan alasan tertentu.
semoga bermanfaat
Sisca berambut sebahu dengan potongan layer samping, mengaku tak mempermasalahkan
oral sex, asal hanya dengan kekasihnya. Menurut wanita yang berprofesi sebagai customer service sebuah bank swasta kini, hal itu dilakukan atas dasar suka sama suka.
“Mulanya aku suka oral sex untuk membangkitkan gairah sebelum melakukan ML, namun kemudian menjadi variasi di saat-saat jeda ML,” ujarnya enteng. Hal itu langsung diiyakan pasangannya, Romi yang duduk bersebelahan sembari mendekap mesra kekasihnya.
Waktu dan tempat yang dipilih tentunya saat mereka saling menginginkan. Tak mematok apakah Romi duluan yang meminta atau Sisca. Keduanya saling memahami dan melakukannya atas dasar cinta.
Namun ada juga pasangan wanitanya yang keberatan, ada yang sama-sama tidak mau. Inti alasan bagi yang tak mau, karena menganggap oral sex dinilai kotor, cenderung ada pelecehan seks terhadap wanita dan sekaligus merendahkan wanita itu sendiri.
Hal tersebut senada dengan komentar pasangan yang mengaku baru jadian. Yang laki-laki bernama Dharma (bukan nama sebenarnya), berusia 30 tahun dan Riska (bukan nama sebenarnya) kekasihnya yang terpaut 5 tahun lebih muda. Ungkapan keberatan tentang oral sex dipaparkan saat mereka sedang santai di sebuah kedai kopi.
“Nggak, karena menurut saya oral seks itu menjijikan. Lagian, kan kasihan ceweknya. Masak habis begituan (oral), terus ciuman bibir. Tidak, deh,” tegas laki-laki yang bekerja sebagai management trainee sebuah bank swasta ini.
Pengertian oral sex bisa dilakukan saat foreplay dan afterplay. Saat foreplay, oral sex dilakukan untuk merangsang fisik, bangkitnya gairah yang meledak-ledak, pemanasan yang hangat. Sehingga memudahkan untuk menuju ke intercourse yang menghasilkan puncak kenikmatan yang maksimal.
Setelah sampai puncak, lakukan afterplay dengan oral sex. Untuk menunjukkan kasih sayang pada pasangan (baik lelaki pada wanita maupun wanita pada lelaki) setelah mencapai puncak, jangan langsung tidur atau membalikan badan, tapi tunjukkan dengan oral sex. Badan memang terasa lemas dan keinginan untuk menutup mata lebih dominan, tetapi lebih baik jika sempatkan untuk bersenda gurau sejenak, berciuman sebelum tidur, atau sekadar mendekap erat pasangan Anda!
Dalam afterplay lebih kepada psikis, dengan mencurahkan kasih sayang, dan cinta Anda ke pada pasangan seperti dekapan hangat, ciuman, kecupan mesra. Sehingga pasangan merasa dicintai bukan disaat melakukan hubungan seks, melainkan disegala suasana dan dicintai sepenuh hati.
“Jangan salah, oral sex bisa menimbulkan orgasme, menghasilkan puncak kepuasan dalam aktivitas seksual. Tidak hanya intercourse atau hubungan alat kelamin saja, tapi oral sex juga mampu memberikan orgasme,” jelas Dr. Ferriyal Loetan, ASC & T, SpRM, Mkes (MMR).
“Dari segi kesehatan, oral sex boleh-boleh saja dilakukan, sepanjang orang itu sehat dan tidak memiliki penyakit kelamin. Dari segi kesehatan secara keseluruhan melakukan oral sex dengan orang yang bersih dan sehat, idealnya tidak apa-apa,” ujar Dr. Ferriyal lagi.
Yang jelas, oral sex, felatio dan cunnilingus bisa dilakukan dengan menyenangkan kalau atas dasar senang sama senang, rela dan nyaman.
Bukan hanya keinginan satu pasangan, dimana pasangan satunya keberatan dengan alasan tertentu.
semoga bermanfaat
Sabtu, 09 Maret 2013
4 Tips Sukses Bercinta Untuk Pengantin Baru
Bagi pasangan pengantin baru, masalah bercinta tidak bisa dianggap remah. Masalah yang kerap kali muncul untuk pasangan yang baru saja menikah adalah suami yang terlalu cepat orgasme, sedangkan istri yang sulit mengalami orgasme. Mengapa ini terjadi?
Menurut dr. Vanda Mustika, konsultan seks wolipop, pada pasangan yang baru menikah biasanya biasanya sering mengalami masalah seperti, suami yang terlalu cepat orgasme yang terlihat dalam bentuk ejakulasi dan istri yang sulit mengalami orgasme. Hal ini diakibatkan karena belum terbiasa dengan kenikmatan dalam hubungan seksual maka biasanya pria cenderung lebih cepat mengalami orgasme. Namun seiring dengan berjalannya waktu biasanya hal ini akan berkurang.
Sedangkan bagi wanita, orgasme lebih sulit didapat dibanding laki-laki. Pada wanita fase eksitasi lebih lama sebelum akhirnya tercapai orgasme. Jika hal ini terjadi pada Anda dan suami, ada beberapa hal yang bisa Anda dan suami coba lakukan untuk mencapai orgasme.
1. Bicarakan secara terbuka dengan suami bahwa selama ini Anda sulit dan belum pernah mencapai orgasme.
2. Eksplorasi dan temukan titik erotik Anda. Ajak suami untuk membantu menemukannya.
Titik tersebut bisa berada di mana saja dan berbeda pada setiap orang. Titik erotik bisa terdapat di sekitar miss V maupun di luar.
Di sekitar miss V dapat berupa clitoris, G-spot dan lain-lain. G-spot terletak di dinding depan miss V, kurang lebih sepertiga kedalaman miss V. Sedangkan titik erotik di luar miss V, ada pada sekitar puting susu, leher, belakang telinga, bibir, belakang lutut dan lainnya.
Setelah anda dan pasangan menemukan titik tersebut, maka untuk mencapai orgasme Anda fokuskan ke titik tersebut. Selanjutnya bila Anda dapat menemukan G-spot Anda, maka ubah posisi bercinta anda sehingga penis dapat mencapai G spot anda.
3. Perlama stimulasi pada Anda sehingga ejakulasi pada suami tidak cepat terjadi.
4. Cobalah untuk relaks selama bercinta, lupakan hal-hal lain dan jangan merasa sangat terbebani untuk mendapat orgasme.
Selamat mencoba.
Sumber : wollipop
Menurut dr. Vanda Mustika, konsultan seks wolipop, pada pasangan yang baru menikah biasanya biasanya sering mengalami masalah seperti, suami yang terlalu cepat orgasme yang terlihat dalam bentuk ejakulasi dan istri yang sulit mengalami orgasme. Hal ini diakibatkan karena belum terbiasa dengan kenikmatan dalam hubungan seksual maka biasanya pria cenderung lebih cepat mengalami orgasme. Namun seiring dengan berjalannya waktu biasanya hal ini akan berkurang.
Sedangkan bagi wanita, orgasme lebih sulit didapat dibanding laki-laki. Pada wanita fase eksitasi lebih lama sebelum akhirnya tercapai orgasme. Jika hal ini terjadi pada Anda dan suami, ada beberapa hal yang bisa Anda dan suami coba lakukan untuk mencapai orgasme.
1. Bicarakan secara terbuka dengan suami bahwa selama ini Anda sulit dan belum pernah mencapai orgasme.
2. Eksplorasi dan temukan titik erotik Anda. Ajak suami untuk membantu menemukannya.
Titik tersebut bisa berada di mana saja dan berbeda pada setiap orang. Titik erotik bisa terdapat di sekitar miss V maupun di luar.
Di sekitar miss V dapat berupa clitoris, G-spot dan lain-lain. G-spot terletak di dinding depan miss V, kurang lebih sepertiga kedalaman miss V. Sedangkan titik erotik di luar miss V, ada pada sekitar puting susu, leher, belakang telinga, bibir, belakang lutut dan lainnya.
Setelah anda dan pasangan menemukan titik tersebut, maka untuk mencapai orgasme Anda fokuskan ke titik tersebut. Selanjutnya bila Anda dapat menemukan G-spot Anda, maka ubah posisi bercinta anda sehingga penis dapat mencapai G spot anda.
3. Perlama stimulasi pada Anda sehingga ejakulasi pada suami tidak cepat terjadi.
4. Cobalah untuk relaks selama bercinta, lupakan hal-hal lain dan jangan merasa sangat terbebani untuk mendapat orgasme.
Selamat mencoba.
Sumber : wollipop
Ini Dia Alasan Wanita Ingin Bercinta
Tak sama seperti kebanyakan pria, melakukan hubungan seksual sebagai tanda cinta dan peningkat gairah. Namun bagi wanita, berhubungan seks bukan sekadar kegiatan romantis. Kebanyakan wanita bahkan menikmati seks untuk membebaskan diri dari kebosanan, sebagai rasa simpati pada pasangan dan bahkan untuk menyembuhkan sakit kepala migrain.
Alasan wanita berhubungan seks ini dimuat dalam sebuah buku ‘Why Women Have Sex’ karangan Cindy Meston and David Buss. Mereka telah menyoroti 200 alasan mengapa wanita melakukan hubungan seksual.
Dalam penelitian yang dilakukannya, mereka menyimpulkan bahwa alasan wanita tidur dengan pasangan sebagai cara menghilangkan kejenuhan berada di peringkat paling bawah. Namun ada lagi alasan lain yang menyatakan bahwa melakukan hubungan intim dengan suami sebagai cara menjaga perdamaian, menyembuhkan sakit kepala dan bahkan sebagai ucapan terima kasih untuk makan malam yang bagus.
“Penelitian telah menunjukkan bahwa kebanyakan pria menemukan wanita menarik secara seksual, sedangkan kebanyakan wanita tidak menemukan pria menarik secara seksual,” kata Cindy dan David yang juga profesor psikologi di University of Texas, seperti dikutip dari laman Telegraph.
Para peneliti mewawancarai 1.006 wanita sebagai riset untuk buku tersebut, dan menemukan beberapa jawaban yang sangat mengejutkan.
Salah satu wanita bahkan mengungkapkan bahwa ia melakukannya untuk pengalaman spiritual, karena ia berpikir berhubungan seks adalah suatu ibadah. “Perilaku ini dapat mendekatkan saya pada Tuhan.”(ywn)
Alasan lain menyatakan bahwa seks sebagai obat untuk sakit kepala dan pengusir stres, untuk meningkatkan kemampuan seksual saya lebih baik dan untuk kulit agar tetap terlihat awet muda.
Namun, mayoritas wanita (84 persen), mengakui bahwa mereka melakukan hubungan seks untuk memastikan hidup tenang atau untuk merayu pasangan mereka agar mau membantu melaksanakan pekerjaan rumah tangga.
“Saya melakukan hubungan seks untuk mengurangi kebosanan ,” kata salah satu wanita yang diwawancarai.
Sementara yang lain mengaku: “Aku berhubungan seks dengan beberapa orang karena aku merasa kasihan pada mereka.”
Salah satu survei yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa satu dari sepuluh wanita mengaku melakukan hubungan seksual sebagai imbalan untuk hadiah, atau ucapan terimakasih atas makanan mewah.
Alasan wanita berhubungan seks ini dimuat dalam sebuah buku ‘Why Women Have Sex’ karangan Cindy Meston and David Buss. Mereka telah menyoroti 200 alasan mengapa wanita melakukan hubungan seksual.
Dalam penelitian yang dilakukannya, mereka menyimpulkan bahwa alasan wanita tidur dengan pasangan sebagai cara menghilangkan kejenuhan berada di peringkat paling bawah. Namun ada lagi alasan lain yang menyatakan bahwa melakukan hubungan intim dengan suami sebagai cara menjaga perdamaian, menyembuhkan sakit kepala dan bahkan sebagai ucapan terima kasih untuk makan malam yang bagus.
“Penelitian telah menunjukkan bahwa kebanyakan pria menemukan wanita menarik secara seksual, sedangkan kebanyakan wanita tidak menemukan pria menarik secara seksual,” kata Cindy dan David yang juga profesor psikologi di University of Texas, seperti dikutip dari laman Telegraph.
Para peneliti mewawancarai 1.006 wanita sebagai riset untuk buku tersebut, dan menemukan beberapa jawaban yang sangat mengejutkan.
Salah satu wanita bahkan mengungkapkan bahwa ia melakukannya untuk pengalaman spiritual, karena ia berpikir berhubungan seks adalah suatu ibadah. “Perilaku ini dapat mendekatkan saya pada Tuhan.”(ywn)
Alasan lain menyatakan bahwa seks sebagai obat untuk sakit kepala dan pengusir stres, untuk meningkatkan kemampuan seksual saya lebih baik dan untuk kulit agar tetap terlihat awet muda.
Namun, mayoritas wanita (84 persen), mengakui bahwa mereka melakukan hubungan seks untuk memastikan hidup tenang atau untuk merayu pasangan mereka agar mau membantu melaksanakan pekerjaan rumah tangga.
“Saya melakukan hubungan seks untuk mengurangi kebosanan ,” kata salah satu wanita yang diwawancarai.
Sementara yang lain mengaku: “Aku berhubungan seks dengan beberapa orang karena aku merasa kasihan pada mereka.”
Salah satu survei yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa satu dari sepuluh wanita mengaku melakukan hubungan seksual sebagai imbalan untuk hadiah, atau ucapan terimakasih atas makanan mewah.
Benarkah Seks Oral Lebih Memuaskan Wanita?
Para pria lebih cenderung mudah orgasme saat berhubungan intim lewat vagina, sementara para wanita lebih mudah orgasme dengan beragam posisi, terutama bila seks oral dan vaginal diikutkan.
Itu merupakan salah satu hasil survei terbaru yang dilakukan Pusat Promosi Kesehatan Seksual (Center for Sexual Health Promotion) Universitas Indiana, Amerika Serikat.
Survei bertajuk “The National Survey of Sexual Health and Behaviour” (NSSHB) ini adalah satu studi paling komprehensif mengenai seksualitas di Negeri Paman Sam itu dalam dua dekade terakhir. Kajian di dalamnya termasuk pengalaman seksual dan perilaku penggunaan kondom pada 5.865 remaja dan dewasa berusia 14 hingga 94 tahun.
Disebutkan dalam hasil survei tersebut, 85 persen pria melaporkan bahwa pasangannya mengalami orgasme selama hubungan seks terakhir. Namun, hal ini agak aneh karena rupanya hanya 64 persen wanita melaporkan mengalami orgasme selama hubungan seks terakhir. Para peneliti menyebutkan bahwa perbedaan ini terlalu besar. Bisa jadi, banyak pria yang juga berpasangan dengan pria.
Beberapa hal dari survei tersebut, antara lain :
- Satu di antara empat aktivitas hubungan intim melalui vagina terlindungi dengan kondom (satu di antara tiga aktivitas pada mereka yang belum menikah).
- Ada beragam perbendaharaan seksual di kalangan orang dewasa Amerika. Lebih dari 40 kombinasi aktivitas seksual tergambarkan dalam kegiatan seksual yang mereka lakukan akhir-akhir ini.
- Banyak orang dewasa menjalankan kegiatan seksual untuk sekadar senang-senang dengan beragam tipe pasangan dan perilaku.
- Sementara 7 persen wanita dewasa dan 8 persen pria teridentifikasi sebagai gay, lesbian, atau biseksual. Proporsi ini termasuk tinggi dalam kasus ini.
- Kebanyakan remaja AS tidak melakukan aktivitas seks dengan pasangan tetapnya. Sebanyak 40 persen remaja usia 17 tahun melaporkan kegiatan seks vaginal tahun lalu dan hanya 27 persen melaporkan kegiatannya 90 hari lalu.
- Orang dewasa menggunakan kondom hanya sebagai alat untuk meningkatkan gairah, kesenangan, dan orgasme daripada sebagai alat untuk melakukan hubungan seks.
Sumber Kompas
Itu merupakan salah satu hasil survei terbaru yang dilakukan Pusat Promosi Kesehatan Seksual (Center for Sexual Health Promotion) Universitas Indiana, Amerika Serikat.
Survei bertajuk “The National Survey of Sexual Health and Behaviour” (NSSHB) ini adalah satu studi paling komprehensif mengenai seksualitas di Negeri Paman Sam itu dalam dua dekade terakhir. Kajian di dalamnya termasuk pengalaman seksual dan perilaku penggunaan kondom pada 5.865 remaja dan dewasa berusia 14 hingga 94 tahun.
Disebutkan dalam hasil survei tersebut, 85 persen pria melaporkan bahwa pasangannya mengalami orgasme selama hubungan seks terakhir. Namun, hal ini agak aneh karena rupanya hanya 64 persen wanita melaporkan mengalami orgasme selama hubungan seks terakhir. Para peneliti menyebutkan bahwa perbedaan ini terlalu besar. Bisa jadi, banyak pria yang juga berpasangan dengan pria.
Beberapa hal dari survei tersebut, antara lain :
- Satu di antara empat aktivitas hubungan intim melalui vagina terlindungi dengan kondom (satu di antara tiga aktivitas pada mereka yang belum menikah).
- Ada beragam perbendaharaan seksual di kalangan orang dewasa Amerika. Lebih dari 40 kombinasi aktivitas seksual tergambarkan dalam kegiatan seksual yang mereka lakukan akhir-akhir ini.
- Banyak orang dewasa menjalankan kegiatan seksual untuk sekadar senang-senang dengan beragam tipe pasangan dan perilaku.
- Sementara 7 persen wanita dewasa dan 8 persen pria teridentifikasi sebagai gay, lesbian, atau biseksual. Proporsi ini termasuk tinggi dalam kasus ini.
- Kebanyakan remaja AS tidak melakukan aktivitas seks dengan pasangan tetapnya. Sebanyak 40 persen remaja usia 17 tahun melaporkan kegiatan seks vaginal tahun lalu dan hanya 27 persen melaporkan kegiatannya 90 hari lalu.
- Orang dewasa menggunakan kondom hanya sebagai alat untuk meningkatkan gairah, kesenangan, dan orgasme daripada sebagai alat untuk melakukan hubungan seks.
Sumber Kompas
8 Posisi Seks Tawarkan Keintiman Dan Kenikmatan
Berbagai posisi seks tertentu memfasilitasi keintiman emosional lebih dalam. Tentu, bukan karena seks hanya soal kenikmatan fisik, tapi juga pemenuhan kebutuhan emosional.
Posisi dimaksud memungkinkan pasangan untuk melampaui pengalaman indrawi mereka, mengintensifkan keintiman hubungan seks, dan memenuhinya dengan makna emosional. Kontak mata, ciuman, belaian, dan rasa percaya adalah sebagian keintiman emosional yang memberikan kelengkapan pengalaman fisik (orgasme).
Berikut delapan posisi seks yang siap memberikan keintiman emosional Anda dan pasangan, seperti dikutip Your Tango.
Woman on top
Pihak pria berbaring telentang sedangkan pihak wanita berada di atas, posisi yang mudah dilakukan pasangan dan dengan sendirinya dapat menciptakan keintiman emosional. Dalam posisi ini, pria menjadi bergantung pada wanita selama ia mengeksplorasi tubuhnya. Posisi ini sangat ideal untuk menikmati banyak belaian dan sentuhan intim.
Hold me
Pria memegang wanita saat melompat ke dalam pelukannya. Dengan kaki wanita memeluk pinggang sedangkan pria memeluk lehernya, posisi ini menjadi penuh kasih dengan gerakan yang diperlambat dan ciuman bergairah.
Variasi misionaris
Posisi misionaris sudah intim, dengan kontak wajah dan seluruh tubuh yang sangat dekat. Untuk meningkatkan keintiman emosional, pria bisa menahan bokong wanita atau memindahkan kakinya ke luar dari kaki wanita untuk lebih menyelubungi tubuhnya.
Spooning
Meski tidak ada kontak mata, posisi seks menyendok menciptakan ikatan emosional kuat di mana pria digambarkan sangat protektif selama membuai seluruh tubuh wanita. Ini juga merupakan posisi yang mengasyikkan dan sangat intim selama seks untuk menyentuh, meremas, menggosok, bahkan memegang tangan.
Hands free
Dengan pria duduk di kursi, dan wanita mengangkanginya, menghadap ke arahnya, posisi ini tidak hanya membuat kontak mata makin intim, tapi juga akses maksimum untuk ciuman menggoda, bisikan nakal, dan bentuk cumbuan lainnya. Untuk ini, tangan Anda dibiarkan bebas dari tugasnya.
Kaki menyilang (lotus)
Posisi seks lotus menawarkan kedekatan emosional yang menakjubkan. Dengan pria duduk bersila, atau dalam posisi lotus dalam yoga, dan wanita di atas, lengan dan kaki melilit di tubuh pria, pasangan sepenuhnya intim dengan terus bertatap muka. Gerakan sensual dan lambat dalam posisi ini menambah intensitas romantisme.
Standing missionary
Dalam posisi missionary berdiri, Anda berdua akan menemukan kontak seluruh tubuh untuk menambahkan intensitas seks. Saat otot menguat untuk tetap bisa saling berdiri, bahkan dengan sokongan di belakang, Anda berdua secara fisik lebih tergantung satu sama lain.
Higher love
Wanita tidur telentang di tepi ranjang atau permukaan lain, dan menempatkan kakinya di bahu pria selama berdiri. Dengan posisi tersebut, Anda dan pasangan saling berbagi kendali; pria dengan gerakan, dan wanita menggunakan kakinya mengendalikan gerakan pria.
Sumber Okezone
Posisi dimaksud memungkinkan pasangan untuk melampaui pengalaman indrawi mereka, mengintensifkan keintiman hubungan seks, dan memenuhinya dengan makna emosional. Kontak mata, ciuman, belaian, dan rasa percaya adalah sebagian keintiman emosional yang memberikan kelengkapan pengalaman fisik (orgasme).
Berikut delapan posisi seks yang siap memberikan keintiman emosional Anda dan pasangan, seperti dikutip Your Tango.
Woman on top
Pihak pria berbaring telentang sedangkan pihak wanita berada di atas, posisi yang mudah dilakukan pasangan dan dengan sendirinya dapat menciptakan keintiman emosional. Dalam posisi ini, pria menjadi bergantung pada wanita selama ia mengeksplorasi tubuhnya. Posisi ini sangat ideal untuk menikmati banyak belaian dan sentuhan intim.
Hold me
Pria memegang wanita saat melompat ke dalam pelukannya. Dengan kaki wanita memeluk pinggang sedangkan pria memeluk lehernya, posisi ini menjadi penuh kasih dengan gerakan yang diperlambat dan ciuman bergairah.
Variasi misionaris
Posisi misionaris sudah intim, dengan kontak wajah dan seluruh tubuh yang sangat dekat. Untuk meningkatkan keintiman emosional, pria bisa menahan bokong wanita atau memindahkan kakinya ke luar dari kaki wanita untuk lebih menyelubungi tubuhnya.
Spooning
Meski tidak ada kontak mata, posisi seks menyendok menciptakan ikatan emosional kuat di mana pria digambarkan sangat protektif selama membuai seluruh tubuh wanita. Ini juga merupakan posisi yang mengasyikkan dan sangat intim selama seks untuk menyentuh, meremas, menggosok, bahkan memegang tangan.
Hands free
Dengan pria duduk di kursi, dan wanita mengangkanginya, menghadap ke arahnya, posisi ini tidak hanya membuat kontak mata makin intim, tapi juga akses maksimum untuk ciuman menggoda, bisikan nakal, dan bentuk cumbuan lainnya. Untuk ini, tangan Anda dibiarkan bebas dari tugasnya.
Kaki menyilang (lotus)
Posisi seks lotus menawarkan kedekatan emosional yang menakjubkan. Dengan pria duduk bersila, atau dalam posisi lotus dalam yoga, dan wanita di atas, lengan dan kaki melilit di tubuh pria, pasangan sepenuhnya intim dengan terus bertatap muka. Gerakan sensual dan lambat dalam posisi ini menambah intensitas romantisme.
Standing missionary
Dalam posisi missionary berdiri, Anda berdua akan menemukan kontak seluruh tubuh untuk menambahkan intensitas seks. Saat otot menguat untuk tetap bisa saling berdiri, bahkan dengan sokongan di belakang, Anda berdua secara fisik lebih tergantung satu sama lain.
Higher love
Wanita tidur telentang di tepi ranjang atau permukaan lain, dan menempatkan kakinya di bahu pria selama berdiri. Dengan posisi tersebut, Anda dan pasangan saling berbagi kendali; pria dengan gerakan, dan wanita menggunakan kakinya mengendalikan gerakan pria.
Sumber Okezone
Benarkah Pria Buncit Lebih Kuat Hubungan Seks ?
Banyak wanita mendambakan pasangan berpostur tubuh sempurna dengan perut six pack. Tapi, jangan berkecil hati jika pasangan ternyata berperut buncit.
Sebuah studi baru-baru ini di Turki mengungkap, pria dengan kelebihan lemak di bagian perut ternyata mampu melakukan hubungan seks lebih lama dibanding pria berperut rata.
Seperti dikutip dari laman YourTango, para peneliti mempelajari hubungan antara indeks massa tubuh tinggi dan kinerja seksual dari 100 orang dengan masalah disfungsi seksual. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan 100 orang tanpa masalah disfungsi seksual.
Hasilnya, pria dengan berat tubuh berlebih yang mayoritas berperut buncit memiliki ‘nyali’ lebih tinggi dan memiliki daya tahan lebih baik saat berhubungan seksual. Mereka dengan kondisi tubuh gemuk rata-rata bisa bertahan 7,3 menit saat berhubungan seks. Sedangkan pria dengan kondisi perut rata hanya sekitar 2 menit.
Perbedaan lima menit ini cukup signifikan. Pada kenyataannya, mereka menemukan orang kurus lebih mungkin untuk menderita ejakulasi dini.
Para ilmuwan mengatakan bahwa lemak di perut bisa menghasilkan lebih banyak estradiol hormon seks wanita, yang membantu untuk menghambat orgasme. Pada awalnya penelitian itu mungkin tampak berlawanan dengan pemahaman umum selama ini.(ywn)
• VIVAnews
Sebuah studi baru-baru ini di Turki mengungkap, pria dengan kelebihan lemak di bagian perut ternyata mampu melakukan hubungan seks lebih lama dibanding pria berperut rata.
Seperti dikutip dari laman YourTango, para peneliti mempelajari hubungan antara indeks massa tubuh tinggi dan kinerja seksual dari 100 orang dengan masalah disfungsi seksual. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan 100 orang tanpa masalah disfungsi seksual.
Hasilnya, pria dengan berat tubuh berlebih yang mayoritas berperut buncit memiliki ‘nyali’ lebih tinggi dan memiliki daya tahan lebih baik saat berhubungan seksual. Mereka dengan kondisi tubuh gemuk rata-rata bisa bertahan 7,3 menit saat berhubungan seks. Sedangkan pria dengan kondisi perut rata hanya sekitar 2 menit.
Perbedaan lima menit ini cukup signifikan. Pada kenyataannya, mereka menemukan orang kurus lebih mungkin untuk menderita ejakulasi dini.
Para ilmuwan mengatakan bahwa lemak di perut bisa menghasilkan lebih banyak estradiol hormon seks wanita, yang membantu untuk menghambat orgasme. Pada awalnya penelitian itu mungkin tampak berlawanan dengan pemahaman umum selama ini.(ywn)
• VIVAnews
4 Fakta Menarik Tentang Seks
Tahukan Anda bahwa ada beberapa fakta menarik dibalik kegiatan bercinta Anda dengan pasangan. Ternyata, seks bisa membuat wanita terlihat lebih muda dan menyenangkan.
Terkadang seks merupakan topik yang dianggap tabu untuk dibicarakan oleh sebagian wanita. Namun, kini tidak lagi. Ada beberapa fakta menarik tentang seks yang perlu Anda ketahui. Berikut empat fakta yang mungkin mengejutkan Anda, seperti yang dikutip dari foxnews.
1. 60 persen wanita mengatakan mereka tidak menikmati seks pertamanya.
Alasannya: Hal ini mungkin dikarenakan adanya doktrin sedari kecil bahwa seks itu adalah ‘tindakan yang tidak baik’, hal ini terbawa sampai si wanita menikah sehingga ia merasa bersalah saat melakukan seks pertama kalinya. Faktor lain adalah karena terlalu tegang dan berhati-hati.
2. Wanita yang pada tingkat pendidikannya memiliki gelar master atau doktor mempunyai kemungkinan besar untuk melakukan ‘one night stand’ daripada wanita lain yang bergelar sarjana S1.
Alasannya: Beberapa pendapat mengatakan bahwa wanita dengan pendidikan tinggi sangat percaya diri sehingga ia merasa tidak butuh bantuan pria untuk memberikannya uang banyak. Seks merupakan kesenangan tersendiri untuknya.
3. Melakukan hubungan intim dapat membuat wanita tampak lebih muda dan lebih menarik.
Alasannya: Para ahli sepakat, bia seorang wanita melakukan hubungan seks maka ia akan menghasilkan hormon esterogen. Hormon inilah yang mempengaruhi kehalusan pada kulit, rambut menjadi lebih bersinar dan adanya peningkatan darah ke daerah pipi, sehingga membuat pipi menjadi merah merona. Bercinta juga meningkatkan produksi kolagen sehingga bisa mengurangi kulit yang kendur karena usia.
4. Menurut majalah ‘Playboy’, wanita lebih sering berbicara kotor saat bercinta
dibanding pria.
Alasannya: Bila pria mendapatkan stimulasi dari apa yang mereka lihat, maka wanita mendapat rangsangan dari apa yang mereka dengar. Sebuah studi mengatakan bahwa wanita menemukan kesenangan saat berbicara kotor dan itu bertujuan untuk menginspirasi pasangan mereka.
Sumber wolipop
Terkadang seks merupakan topik yang dianggap tabu untuk dibicarakan oleh sebagian wanita. Namun, kini tidak lagi. Ada beberapa fakta menarik tentang seks yang perlu Anda ketahui. Berikut empat fakta yang mungkin mengejutkan Anda, seperti yang dikutip dari foxnews.
1. 60 persen wanita mengatakan mereka tidak menikmati seks pertamanya.
Alasannya: Hal ini mungkin dikarenakan adanya doktrin sedari kecil bahwa seks itu adalah ‘tindakan yang tidak baik’, hal ini terbawa sampai si wanita menikah sehingga ia merasa bersalah saat melakukan seks pertama kalinya. Faktor lain adalah karena terlalu tegang dan berhati-hati.
2. Wanita yang pada tingkat pendidikannya memiliki gelar master atau doktor mempunyai kemungkinan besar untuk melakukan ‘one night stand’ daripada wanita lain yang bergelar sarjana S1.
Alasannya: Beberapa pendapat mengatakan bahwa wanita dengan pendidikan tinggi sangat percaya diri sehingga ia merasa tidak butuh bantuan pria untuk memberikannya uang banyak. Seks merupakan kesenangan tersendiri untuknya.
3. Melakukan hubungan intim dapat membuat wanita tampak lebih muda dan lebih menarik.
Alasannya: Para ahli sepakat, bia seorang wanita melakukan hubungan seks maka ia akan menghasilkan hormon esterogen. Hormon inilah yang mempengaruhi kehalusan pada kulit, rambut menjadi lebih bersinar dan adanya peningkatan darah ke daerah pipi, sehingga membuat pipi menjadi merah merona. Bercinta juga meningkatkan produksi kolagen sehingga bisa mengurangi kulit yang kendur karena usia.
4. Menurut majalah ‘Playboy’, wanita lebih sering berbicara kotor saat bercinta
dibanding pria.
Alasannya: Bila pria mendapatkan stimulasi dari apa yang mereka lihat, maka wanita mendapat rangsangan dari apa yang mereka dengar. Sebuah studi mengatakan bahwa wanita menemukan kesenangan saat berbicara kotor dan itu bertujuan untuk menginspirasi pasangan mereka.
Sumber wolipop
Seni Melakukan Foreplay
Jika anda ingin membahagiakan pasangan anda dalam hubungan seks, jangan lupakan yang namanya foreplay. Foreplay terbaik tidak sekadar melibatkan dua tubuh di dalam ranjang. Kegiatan ini dimulai jauh sebelum Anda dan pasangan menanggalkan pakaian dan terus berlangsung selama Anda mampu melakukannya.
Setiap wanita, seperti halnya setiap pria, memiliki hasrat berahi yang berbeda-beda. Tapi hampir semua wanita menginginkan beberapa hal yang sama.
Kaum pria cenderung langsung loncat dari pikiran-pikiran erotis ke tindakan-tindakan seksual. Bagi wanita, antisipasi memainkan peranan yang jauh lebih besar.
Seks Setelah Menikah, Luar Biasa !
Tak dipungkiri, jaman yang semakin maju, berimbas pada pemahaman dan pemikiran orang tentang seks bebas. Banyak pasangan yang sebelum menikah lalu melakukan seks demi untuk merasakan sensasi bercinta yang kelak akan mereka rasakan juga setelah menjadi pasangan resmi. “Hanya ingin tahu seberapa dahsyat debarnya saat bercinta dengan pacar, toh, kami akan segera menikah tahun depan,” ujar Wisnu, 36 tahun, project leader sebuah event organizer.
Jika dibandingkan dengan pasangan yang memutuskan melakukan seks dini, pasangan yang lebih sabar melakukannya setelah menikah cenderung memiliki hubungan yang lebih stabil. Kepuasan seksual akan meningkat 20 persen, komunikasi yang terjalin lebih baik 12 persen dan peningkatan kualitas seks meningkat 15 persen.
Dan sebuah hubungan yang stabil lebih berharga daripada sekedar seks, demikian ungkap Profesor Dean Bubsy dari Universitas Brigham Young, “kami menemukan fakta bahwa mereka yang mau menunggu untuk melakukannya secara resmi jauh akan merasa lebih bahagia. Hal itu karena mereka memiliki kesempatan membangun jembatan komunikasi yang lebih baik untuk mengatasi masalah mereka.” Penemuan ini telah dipublikasikan pada Journal of Family Psychology.
Kehidupan seks sebelum menikah tentu sangat berbeda dengan kehidupan seks selepas menikah. Wanita cenderung akan lebih terbuka pada pasangan. Jika dulu terlalu malu mengaku mencapai orgasme, kini jauh lebih terbuka untuk mengatakan apa yang diinginkannya saat bercinta. Dulu, saat belum terikat perkawinan, Anda berdua cenderung masih sama-sama egois sehingga tidak mengacuhkan kenyamanan satu sama lain.
Untuk menjadikan seks yang lebih indah setelah menikah, sebaiknya Anda menilik 6 alasan berikut ini kenapa menunda seks sebelum menikah itu lebih baik.
1. Tidak lagi takut
Anda tak perlu cemas apalagi merasa berdosa melakukan seks sebelum menikah. Jika pun hamil, Anda tak perlu ketakutan karena telah memberikannya buah cinta. Seks sesudah menikah membuat Anda lebih memercayai dia yang telah berkomitmen untuk mendampingi Anda hingga akhir hidup nanti.
2. Lebih intim
Dulu, Anda hanya sekedar meraba-raba dalam imajinasi dan terlalu malu menebak apa yang ada di dalam pikirannya tentang seks. Namun, karena bersedia sabar dan tidak tergesa-gesa melakukannya, kini Anda lebih bisa menikmati mengeksplorasi keseluruhan dirinya. Rasa yang seperti ini jauh lebih hebat dan intim, sebagai bonus istimewa karena Anda bersedia menahan diri untuk tidak melakukan seks sebelum menikah.
3. Nyaman
Setelah menikah, tak ada lagi kata jaim pada pasangan. Apapun yang Anda lakukan bersama dengannya, bahkan yang intim sekalipun adalah hal yang sah. Anda nyaman tampil polos di depan pasangan, bahkan saling menertawai kekonyolan yang terjadi saat intim. Pun bebas bertanya apa yang sama-sama diinginkan dari pasangan.
4. Eksplorasi posisi
Pernahkan Anda membayangkan saat dulu belum mengenal pasangan dengan baik. Dulu, pasangan sangat kaku, mungkin karena masih terlalu ego, dan tak peduli dengan rasa nyaman yang Anda inginkan. Kini, setelah menjalani hubungan yang sudah disahkan dalam perkawinan, Anda pun lebih bebas mengeksplorasi gaya dan memanjakan fantasi seks Anda bersamanya.
5. Seks = kreasi (fantasi + imajinasi) + rekreasi
Seks sebelum menikah biasanya hanya sekedar “trial and error”. Tak dipungkiri, karena saat itu Anda dan dia masih terpagari banyak hal sehingga tidak bisa bebas berkreasi. Setelah menikah, kreativitas Anda dan dia pun dituntut agar tercipta hubungan seksual yang tak sekedar rutinitas, namun juga sebuah rekreasi lahir dan batin bagi Anda dan pasangan.
6. Tak perlu sembunyi
Jika dulu terlalu malu membicarakan seks bersama pacar yang sekarang menjadi suami, kini setelah menikah Anda lebih bebas dan tidak merasa tertekan untuk membicarakan seks dengannya. Bertukar informasi ini adalah hal yang diperlukan untuk mengatasi problem pada kehidupan seksual yang dihadapi.
Menonton film biru atau membaca novel erotis di depannya pun asik-asik saja, bukan?
(maya/CN19)(suaramerdeka)
Jika dibandingkan dengan pasangan yang memutuskan melakukan seks dini, pasangan yang lebih sabar melakukannya setelah menikah cenderung memiliki hubungan yang lebih stabil. Kepuasan seksual akan meningkat 20 persen, komunikasi yang terjalin lebih baik 12 persen dan peningkatan kualitas seks meningkat 15 persen.
Dan sebuah hubungan yang stabil lebih berharga daripada sekedar seks, demikian ungkap Profesor Dean Bubsy dari Universitas Brigham Young, “kami menemukan fakta bahwa mereka yang mau menunggu untuk melakukannya secara resmi jauh akan merasa lebih bahagia. Hal itu karena mereka memiliki kesempatan membangun jembatan komunikasi yang lebih baik untuk mengatasi masalah mereka.” Penemuan ini telah dipublikasikan pada Journal of Family Psychology.
Kehidupan seks sebelum menikah tentu sangat berbeda dengan kehidupan seks selepas menikah. Wanita cenderung akan lebih terbuka pada pasangan. Jika dulu terlalu malu mengaku mencapai orgasme, kini jauh lebih terbuka untuk mengatakan apa yang diinginkannya saat bercinta. Dulu, saat belum terikat perkawinan, Anda berdua cenderung masih sama-sama egois sehingga tidak mengacuhkan kenyamanan satu sama lain.
Untuk menjadikan seks yang lebih indah setelah menikah, sebaiknya Anda menilik 6 alasan berikut ini kenapa menunda seks sebelum menikah itu lebih baik.
1. Tidak lagi takut
Anda tak perlu cemas apalagi merasa berdosa melakukan seks sebelum menikah. Jika pun hamil, Anda tak perlu ketakutan karena telah memberikannya buah cinta. Seks sesudah menikah membuat Anda lebih memercayai dia yang telah berkomitmen untuk mendampingi Anda hingga akhir hidup nanti.
2. Lebih intim
Dulu, Anda hanya sekedar meraba-raba dalam imajinasi dan terlalu malu menebak apa yang ada di dalam pikirannya tentang seks. Namun, karena bersedia sabar dan tidak tergesa-gesa melakukannya, kini Anda lebih bisa menikmati mengeksplorasi keseluruhan dirinya. Rasa yang seperti ini jauh lebih hebat dan intim, sebagai bonus istimewa karena Anda bersedia menahan diri untuk tidak melakukan seks sebelum menikah.
3. Nyaman
Setelah menikah, tak ada lagi kata jaim pada pasangan. Apapun yang Anda lakukan bersama dengannya, bahkan yang intim sekalipun adalah hal yang sah. Anda nyaman tampil polos di depan pasangan, bahkan saling menertawai kekonyolan yang terjadi saat intim. Pun bebas bertanya apa yang sama-sama diinginkan dari pasangan.
4. Eksplorasi posisi
Pernahkan Anda membayangkan saat dulu belum mengenal pasangan dengan baik. Dulu, pasangan sangat kaku, mungkin karena masih terlalu ego, dan tak peduli dengan rasa nyaman yang Anda inginkan. Kini, setelah menjalani hubungan yang sudah disahkan dalam perkawinan, Anda pun lebih bebas mengeksplorasi gaya dan memanjakan fantasi seks Anda bersamanya.
5. Seks = kreasi (fantasi + imajinasi) + rekreasi
Seks sebelum menikah biasanya hanya sekedar “trial and error”. Tak dipungkiri, karena saat itu Anda dan dia masih terpagari banyak hal sehingga tidak bisa bebas berkreasi. Setelah menikah, kreativitas Anda dan dia pun dituntut agar tercipta hubungan seksual yang tak sekedar rutinitas, namun juga sebuah rekreasi lahir dan batin bagi Anda dan pasangan.
6. Tak perlu sembunyi
Jika dulu terlalu malu membicarakan seks bersama pacar yang sekarang menjadi suami, kini setelah menikah Anda lebih bebas dan tidak merasa tertekan untuk membicarakan seks dengannya. Bertukar informasi ini adalah hal yang diperlukan untuk mengatasi problem pada kehidupan seksual yang dihadapi.
Menonton film biru atau membaca novel erotis di depannya pun asik-asik saja, bukan?
(maya/CN19)(suaramerdeka)
Kopi Mampu Tingkatkan Hormon Seks Wanita Asia
Minum dua cangkir kopi per hari dapat mengubah kadar hormon estrogen pada wanita, tetapi apakah hormon tersebut jadi naik atau turun, tergantung pada etnisitas Anda. Estrogen atau oestrogen adalah sekelompok senyawa steroid yang berfungsi terutama sebagai hormon seks wanita.
Menurut sebuah studi, wanita Asia yang mengonsumsi 200mg kafein sehari (atau setara dengan dua cangkir kopi Americano) memiliki tingkat estrogen yang tinggi bila dibandingkan dengan wanita yang tidak minum kopi.
Namun, perempuan kulit putih yang mengonsumsi jumlah yang sama ternyata memiliki tingkat estrogen sedikit lebih rendah dari mereka yang tidak minum kopi. Sementara untuk wanita kulit hitam hanya terdapat sedikit perubahan.
Tim peneliti dari University of Utah mempelajari lebih dari 250 wanita dalam kurun waktu 2005 hingga 2007 dan menemukan sumber kafein bisa mengubah hasil tersebut. Misalnya, wanita yang mendapatkan kafein dari minuman bersoda atau teh hijau memiliki kadar estrogen lebih tinggi apa pun etnis mereka.
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein di kalangan wanita usia subur dapat mempengaruhi kadar estrogen,” kata Enrique Schisterman dari National Institutes of Health.
Selain itu dia menambahkan bahwa variasi tingkat estrogen juga terkait dengan beberapa gangguan, seperti endometriosis, osteoporosis, hingga kanker payudara dan kanker ovarium.
“Karena konsumsi kafein dalam jangka panjang memiliki potensi untuk mempengaruhi kadar estrogen selama jangka tersebut, maka masuk akal jika memasukkan konsumsi kafein untuk lebih meneliti dan memahami gangguan-gangguan tersebut,” jelas Schisterman lebih lanjut.
Penelitian yang dipublikasikan secara online dalam American Journal of Clinical Nutrition ini memberikan informasi yang lebih rinci mengenai hubungan antara kafein dan hormon, dibandingkan penelitian sebelumnya.
Menurut sebuah studi, wanita Asia yang mengonsumsi 200mg kafein sehari (atau setara dengan dua cangkir kopi Americano) memiliki tingkat estrogen yang tinggi bila dibandingkan dengan wanita yang tidak minum kopi.
Namun, perempuan kulit putih yang mengonsumsi jumlah yang sama ternyata memiliki tingkat estrogen sedikit lebih rendah dari mereka yang tidak minum kopi. Sementara untuk wanita kulit hitam hanya terdapat sedikit perubahan.
Tim peneliti dari University of Utah mempelajari lebih dari 250 wanita dalam kurun waktu 2005 hingga 2007 dan menemukan sumber kafein bisa mengubah hasil tersebut. Misalnya, wanita yang mendapatkan kafein dari minuman bersoda atau teh hijau memiliki kadar estrogen lebih tinggi apa pun etnis mereka.
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein di kalangan wanita usia subur dapat mempengaruhi kadar estrogen,” kata Enrique Schisterman dari National Institutes of Health.
Selain itu dia menambahkan bahwa variasi tingkat estrogen juga terkait dengan beberapa gangguan, seperti endometriosis, osteoporosis, hingga kanker payudara dan kanker ovarium.
“Karena konsumsi kafein dalam jangka panjang memiliki potensi untuk mempengaruhi kadar estrogen selama jangka tersebut, maka masuk akal jika memasukkan konsumsi kafein untuk lebih meneliti dan memahami gangguan-gangguan tersebut,” jelas Schisterman lebih lanjut.
Penelitian yang dipublikasikan secara online dalam American Journal of Clinical Nutrition ini memberikan informasi yang lebih rinci mengenai hubungan antara kafein dan hormon, dibandingkan penelitian sebelumnya.
Wanita Usia 28 Paling Menikmati Seks
Ringkasan ini tidak tersedia. Harap
klik di sini untuk melihat postingan.
5 Tips Seks Untuk Memuaskan Wanita
Meskipun sama-sama melakukan hubungan seksual, arti seks bagi pria dan wanita tidaklah sama. Oleh karena itu, untuk membuat mencapai orgasme dan memuaskan pasangan wanita Anda, ada beberapa tips yang harus diketahui pria. Pasalnya, ketika si wanita mencapai kepuasannya, kemungkinan besar si pria juga mencapai orgasme.
1. Buka dulu hatinya
Wanita cenderung merasa harus terhubung dulu secara emosi dan perasaan sebelum terangsang secara seksual. Oleh karena itu, pastikan perasaannya terjaga dan wanita itu bahagia jika ingin mencapai orgasme dan kepuasan dalam hubungan seksual.
2. Jangan langsung minta
Meskipun sudah dalam posisi terangsang dan horny, pria tetap tidak boleh menyatakan langsung kalau mereka ingin bercinta. Pasalnya ini membuat sebagian besar wanita merasa dieksploitasi. Buatlah permintaan untuk berhubungan seks itu tentang si wanita. Misalnya, puji baju baru yang dipakainya atau betapa cantiknya dia dengan sepatu hak tinggi yang baru dibelinya.
3. Wanita butuh waktu lebih lama
Menurut sebuah survei, rata-rata wanita butuh waktu kurang lebih 40 menit mulai dari terangsang hingga akhirnya mencapai orgasme. Meskipun pria cenderung memiliki waktu yang lebih singkat, tidak berarti kebutuhan wanita harus dikorbankan. Lakukan perlahan dan pastikan si wanita menikmati dan mencapai orgasme juga.
4. Usulkan teknik baru ketika dia sudah terangsang
Saat yang tepat untuk mengusulkan kepada sang wanita untuk mencoba fantasi seksual atau posisi seksual baru bukan ketika Anda sedang mengobrol dengannya di restoran. Saat paling tepat adalah ketika sang wanita sudah mulai terangsang. Pasalnya, saat inilah sang wanita sangat terbuka dan mungkin menerima ajakan untuk bereksperimen yang diajukan.
5. 20 teknik sentuhan yang berbeda
Seorang pria harus tahu dan bisa merangsang organ genital perempuan. Pria harus tahu setiap bagiannya meskipun dalam keadaaan gelap. Karena Ms. V berubah ketika terangsang, pria harus perubahan-perubahan itu mulai dari warna, jaringan sampai tingkat kelicinan. Seorang kekasih yang baik memiliki 20 sentuhan yang berbeda untuk digunakan. (PsychologyToday/ms)
1. Buka dulu hatinya
Wanita cenderung merasa harus terhubung dulu secara emosi dan perasaan sebelum terangsang secara seksual. Oleh karena itu, pastikan perasaannya terjaga dan wanita itu bahagia jika ingin mencapai orgasme dan kepuasan dalam hubungan seksual.
2. Jangan langsung minta
Meskipun sudah dalam posisi terangsang dan horny, pria tetap tidak boleh menyatakan langsung kalau mereka ingin bercinta. Pasalnya ini membuat sebagian besar wanita merasa dieksploitasi. Buatlah permintaan untuk berhubungan seks itu tentang si wanita. Misalnya, puji baju baru yang dipakainya atau betapa cantiknya dia dengan sepatu hak tinggi yang baru dibelinya.
3. Wanita butuh waktu lebih lama
Menurut sebuah survei, rata-rata wanita butuh waktu kurang lebih 40 menit mulai dari terangsang hingga akhirnya mencapai orgasme. Meskipun pria cenderung memiliki waktu yang lebih singkat, tidak berarti kebutuhan wanita harus dikorbankan. Lakukan perlahan dan pastikan si wanita menikmati dan mencapai orgasme juga.
4. Usulkan teknik baru ketika dia sudah terangsang
Saat yang tepat untuk mengusulkan kepada sang wanita untuk mencoba fantasi seksual atau posisi seksual baru bukan ketika Anda sedang mengobrol dengannya di restoran. Saat paling tepat adalah ketika sang wanita sudah mulai terangsang. Pasalnya, saat inilah sang wanita sangat terbuka dan mungkin menerima ajakan untuk bereksperimen yang diajukan.
5. 20 teknik sentuhan yang berbeda
Seorang pria harus tahu dan bisa merangsang organ genital perempuan. Pria harus tahu setiap bagiannya meskipun dalam keadaaan gelap. Karena Ms. V berubah ketika terangsang, pria harus perubahan-perubahan itu mulai dari warna, jaringan sampai tingkat kelicinan. Seorang kekasih yang baik memiliki 20 sentuhan yang berbeda untuk digunakan. (PsychologyToday/ms)
Langganan:
Postingan (Atom)











